Minicamp Kemerdekaan!

Awalnya saya tidak teralu tertarik dengan sebuah organisasi atau komunitas, karena saya pikir itu ribet dan saya termasuk  yang cukup sulit berbaur dengan banyak orang. Itu berlangsung cukup lama, selama disekolah saya tidak pernah bergabung dengan satu organisasi atau komunitas apapun. Beberapa bulan setelah lulus smk, sekitar bulan September 2015 saya diajak bergabung dengan Relawan4Life dan itu merupakan pengalaman pertama menjadi anggota sebuah komunitas.

Kegiatan pertama saya di R4L adalah menjadi salah satu tutor BBC, kelompok belajar Bahasa Inggris di Kp. Lengkong. Kalau ditempat les milik paman saya, saya hanya perlu menyampaikan materi yang sudah ada kepada anak-anak dan tidak perlu melakukan banyak pendekatan. Benar-benar berbeda dengan ini, lingkungan baru, orang-orang baru, dan harus menyampaikan materi sendiri yang disesuaikan dengan anak-anak disini. Tapi mereka sangat antusias, ramah, dan menerima baik kedatangan saya. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari jarak, waktu, dan komunikasi saya kepada anak-anak disana. Ternyata mengajar tidak segampang kelihatannya. Masih banyak sekali yang harus saya pelajari selain materi pembelajaran, belajar membagi waktu, bagaimana menarik minat anak-anak untuk belajar, membangun kepercayaan mereka, dan belajar berkomitmen. Terimakasih untuk semua yang terlibat diBBC, anak-anak yang lucu, Teh Inay, Ningsih, dan lainnya yang sudah membantu kami para tutor agar BBC terus berjalan.

Banyak kegiatan yang saya lakukan bersama R4L sejauh ini selain BBC, seperti greencamp 2015, berbagi buku, Amazing Race, dan masih banyak lagi, yang membuat saya belajar agar mulai berani keluar dari si “zona nyaman”. Dan pengalaman kemarin merupakan salah satu yang cukup berkesan, pertama kalinya mengatur sebuah acara dan langsung menjadi ketua.

Persiapan acara Minicamp Kemerdekaan ini hanya sekitar 2 minggu, sangat singkat menurut saya. Tapi bagaimana pun harus tetap berjalan. Minicamp Kemerdekaan merupakan tindak lanjut dari acara Amazing Race untuk penanaman bibit pohon dihulu sungai Cisadane yang digabungkan dengan perayaan HUT RI ke 71 tahun. Diawali dengan rapat pertama dikantor RMI, kita para panitia membuat susunan acaranya. Mulai dari survey tempat, pembuatan flyer untuk publikasi, bagaimana memperoleh dana, mempersiapkan logistik, dan mencari bibit untuk penanaman. Yang paling menguras tenaga dan pikiran adalah H-1 acara, saat pengambilan bibit pohon. Dikarenakan banyak miss communication, kita harus bulak-balik kampus IPB Dramaga. Mulai dari panasnya matahari sampai derasnya hujan kita lalui demi si bibit. Hahahaha. Kesel, capek, dan merasa diphp-in akhirnya pun berbuah manis, menjelang sore akhirnya kita bisa mengambil bibit pohonnya. Terimakasih Bu Into, Pak Heru, dan Pak Udin. J

Sabtu, 20 Agustus 2016.

Beberapa jam menjelang acara dimulai, panitia dan peserta berkumpul dikantor RMI untuk berangkat bersama, ada yang naik motor dan angkot untuk bawa barang-barang. Oh iya, awalnya respon orang-orang saat flyer disebar sangat banyak tapi menjelang hari H hanya ada 4 orang peserta, Alia dan Tubagus anggota R4L, Ginanjar dan Ninto peserta dari umum. Mulai hopeless lah saya, bakal jadi apa ini acara… Dikarenakan Alia ada urusan pekerjaan ia juga tidak bisa mengikuti acara minicamp ini tapi Alia tetap hadir ke kantor dan membawa kenang-kenangan untuk anak-anak Ciwaluh, terimakasih Alia J

“ Wah 3 orang doang… Yaudahlah namanya juga minicamp, jadi mini aja campingnya gausah rame-rame. Hahahaha”

Beruntungnya acara ini diikuti juga beberapa teman-teman dari Sahabat Lindangan dan dari Kp. Ciwaluh sendiri, jadi lumayan ramai. Hihi Alhamdulillah…

Kegiatan dibumi perkemahan Ciawi Tali hari pertama tidak teralu banyak. Kita mulai memasang tenda, perkenalan dan bagi kelompok camp untuk memasak yang diawali dengan berbagai game. Nah uniknya sebelum memasak masing-masing  diberi koin 300R4L perkelompok, koin tersebut harus bisa kita gunakan untuk membeli bahan makanan untuk makan malam. Saat itu benar-benar riweuh seperti keadaan belanja dipasar tradisioanal sesungguhnya. Selanjutnya para peserta mulai menyiapkan masakan mereka dan kita makan bersama-sama. Pada malam harinya, kita membuat api unggun dan memulai diskusi bersama Kak Fahmi mengenai Road to Green Camp 2016, banyak hal yang kita diskusikan hingga larut malam. Sampai jam menunjukan pukul 23.00 semua peserta kembali beristirahat ditenda masing-masing.

Minggu, 21 Agustus 2016

Acara inti dimulai hari ini, penanaman pohon dan perlombaan kemerdekaan. Saya tidak menyangka pagi itu banyak sekali anak-anak kecil dari Kp. Ciwaluh yang hadir, banyak yang malu-malu tapi akhirnya mereka ikut bergabung dengan yang lain. Sambil menunggu semua peserta camp selesai sarapan, anak-anak diajak senam pagi bersama Kak Lulu dan Kak Mojang. Pukul 08.00 semua peserta camp dan anak-anak berkumpul ditengah buper. Saya, Kang Doyok dan Kang Hamid menjelaskan tentang acara penanaman pohonnya, apa saja, dimana dan bagaimana prosedurnya. Semua peserta dan anak-anak diberi masing-masing satu bibit pohon untuk ditanam, kita membagi 3 tempat penanaman, ada yang disekitar buper, dipinggir sungai, dan disekitar curug Ciawi Tali.

Setelah itu acara selanjutnya adalah perlombaan. Kita mebagi peserta menjadi 8 kelompok dengan masing-masing 5 anggota, tiap kelompok harus punya nama dan yel-yelnya sendiri. Lomba pertama makan pisang dan ubi awalnya adalah lomba kerupuk tapi kerupuknya habis, mendadak jadi lomba makan pisang dan ubi. Hehehe

Lomba selanjutnya estafet kelereng, seru dan ngeselin. Dilanjut dengan lomba estafet karung, ada yang jago ada juga yang sampai harus jatuh ketanah. Lebih ngeselin lagi lomba estafet karet, bikin geregetan. Tidak sampai disitu, lomba memasukan paku juga menyebalkan. Selanjutnya saatnya main air, lomba pipa bocor dan cerdas cermat balon berhasil membuat semua peserta basah-basahan.

Setelah perlombaan pasti capek dan lapar, setelah istirahat, mandi dan beres-beres, semua yang hadir saat itu makan bersama diatas daun pisang. Setelah kenyang tibalah pengumuman pemenang sekaligus penutupan acara Minicamp Kemerdekaan. Yeayyyy!!!

Alhamdulillah acara bisa berjalan dengan cukup baik walau masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Dibantu dengan teman-teman yang kece dari Relawan4Life dan RMI, Ka Rahma, Manda, 3 princess bigos Ka Lulu, Ka Hani, Ka Mojang, si grabexpress Shidiq, si ojen Dian Nurjanah, Kang Asep, Ka Fahmi, para pemuda Tali Bambu nu karasep, para peserta dari Bogor, Sahabat Lindangan, remaja dan anak-anak Kp. Ciwaluh, semuanya yang belum disebutkan juga terimakasih banyak yaaaa! Saranghaeyo…

29

 

Teks: Meilinda Amin

Foto: Fahmi Rahman

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s